Senin, 20 Februari 2012

Mie Jawa Pak Sunaryo

Mie merupakan salah satu makanan favorit yang bikin kenyang selain nasi. Selain kemudahannya dalam mengolah, variannya yang banyak juga menjadi faktor makanan yang satu ini digemari. Setiap daerah memiliki ciri khas sendiri dalam pengolahan mie nya, salah satunya yang terkenal Mie Jawa. Mie Jawa memiliki ciri khas tersendiri, yaitu dimasak diatas anglo (tungku tanah liat) dan api arang. Di Mie Jawa pak Sunaryo, anda bisa menikmati makanan tersebut.


Dengan konsep kaki lima, Warung Mi Jawa pak Sunaryo, berada di Jalan Majapahit, seberang RSJ Gondho Amino. Kedai ini mulai standby pukul 5 sore hingga tengah malam. Pada saat pertama kali datang, Anda akan berpikir, malas antri, karena banyak sekali pengunjung yang datang. Namun jika Anda mau bersabar sejenak, tidak lebih dari 15 menit, masakan siap disajikan.

Pada kesempatan kali ini, kami memesan Mie Godhog dan Nasi Goreng. Sambil menunggu masakan datang, iseng-iseng tim review kuliner nyemil sate dan ayam yang ada di meja. Sebenarnya sate-sate yang ada di meja dapat disajikan sebagai pendamping makanan utama. Anda juga bisa meminta pelayannya untuk dibakar.


Aneka Sate dan Sayap/Kepala Ayam
Rp 2.000/tusuk


Mie Godhog
Rp 8.000,-


Nasi Goreng
Rp 8.000,-


Suasana Malam Hari Warung Pak Sunaryo

Memang tidak ada menu spesial dari warung Pak Sunaryo, karena disini hanya menyediakan Mie Rebus, Mie Goreng, dan Nasi Goreng. Yang membedakan adalah cita rasa dalam masakannya yang khas dan "bau arang" yang menambah kenikmatan dalam makanan tersebut. Mie yang digunakan adalah mie basah, dan anda bisa meng-customize menu yang anda pesan, apakah menggunakan campuran telur dadar atau tidak. Selain itu, yang menjadi nilai tambah untuk warung ini adalah kecepatan pelayanan dimana anda tidak perlu lama mengantri meskipun banyak pengunjung yang datang.

Mie Jawa "Pak Sunaryo"
Jalan Majapahit, Pedurungan, Semarang (Depan RSJ Gondho Amino)
Jam buka: 17.00 - malam 
Rata-rata per orang: Rp 12.000,- (termasuk minum&sate)
No telepon : n/a